Tuesday, March 17, 2015

Too much, So hurt

Don't love too much, don't hope too much, and don't trust too much, because its too much can hurt you so much

Jangan percaya kalimat di atas kalau kalian pecinta buta. Pecinta tidak tahu arah dan tidak mau tahu arah yang benar.

Aku hanya ingin cerita sedikit ceritaku. Aku adalah mantan pecinta tidak tahu arah, buta. Aku mencintai terlalu banyak, berharap tidak sedikit dan percaya berlebihan kepada seseorang. Berakhir apa? Persis seperti yang dikatakan kalimat tidak tahu diri itu, I really got hurt so much than I can say to you right now.
Setelah itu apa yang terjadi? I got sick.
Benar-benar sakit, aku demam tinggi bahkan rekor demam tertinggi di hidupku. Lebih tinggi daripada penyakit gejala demam berdarahku ketika kecil. Aku jarang sekali punya rekaman sakit karena cuaca, karena a famous virus or anything else. Tapi karena a fuckin love hope and trust aku jadi sakit, itu benar-benar sakit. Sakit sekali. Aku sembuh cukup lama, apalagi ibuku bukan tipe orang yang suka ke dokter jadi aku tidak tahu aku sakit apa yang aku tahu aku broken heart and i got a high fever, just that. Kira-kira dua minggu lamanya akhirnya aku sembuh.

Kenapa aku jadi curhat begini? Iya karena itu jadi sebuah pembelajaran paling berharga diumurku hingga 16 tahun ini. Intinya jangan berlebihan untuk apapun itu.

Kalimat itu terus terngiang di pikiranku, jujur saja. Aku diberi temanku yang dapat entah dari mana, mungkin sudah sebulan yang lalu dia memberi padaku dan itu masih menjadi kalimat berharga untukku hingga sekarang.

Sekiyan.

No comments:

Post a Comment