"Sekilas sawah membentang yang ada di hadapanku berbisik padaku untuk mendatanginya namun tidak dengan setapak langkah-langkahku melainkan dengan sayapku. Iya. Sayapku."
Biar aku mengulangnya lagi. Sayap.
Seakan mustahil aku harus menghampirinya dengan sayap yang aku tidak punya, yang tidak mungkin aku buat dan tidak mungkin aku miliki.
Seakan mustahil aku harus menghampirinya dengan sayap yang aku tidak punya, yang tidak mungkin aku buat dan tidak mungkin aku miliki.
Seakan mimpi buta harus tahu harapanku adalah memiliki sayap, selayaknya batu kali yang ingin menjadi cair ketika disinari panas matahari tepat ketika ia lahir.
Tapi kamu bukan aku yang bermimpi aneh dan kamu bukan batu kali yang seolah ingin mengubah kodratnya menjadi es batu. Kamu adalah kamu dengan mimpimu yang besok akan kamu raih, yang akan kamu dapatkan.
Teruntuk kamu
ibapz
No comments:
Post a Comment