Lagu Say yang dibawakan dengan apik oleh John Mayer. Melantun lembut di telingaku lewat kabel headset. Tentram, nyaman ketika mendengarkannya. Yah, mungkin karena liriknya yang seolah menuntun kita pada keterbukaan, untuk selalu mengatakan apa yang kita inginkan.
But, easy to say hard to do. Bisa aja semua buku quotes, lagu, ceramah, blabla dengan entengnya memberi nasihat untuk selalu terbuka, katakan saja apa yang kita ingin katakan. Tapi apa bisa dengan mudahnya mengatakan hal itu ? Jika kemungkinan terbesar adalah kehancuran, ya kehancuran setelah kita mengatakannya dengan jujur. Dan kala itu diam adalah pilihan terbaik ?
Jadi kemarin adalah hari berat, ya tidak terberat juga, yang telah terjadi padaku.
Ketika semua yang tidak aku suka, yang aku benci, yang membuat aku murka, sebal, kecewa, sedih, takut terjadi padaku kemarin. Tidak menjadi satu, tapi mereka semua berusaha untuk larut menjadi satu menyelimuti hatiku.
Dan bodohnya aku. Aku tidak bisa berkata apa-apa. Hingga akhirnya aku hanya diam kemudian aku lari. Yang membuat masalah semakin membesar, dan sangat kompleks di depan mataku. Padahal aku yakin aku tidak salah, hanya saja aku tidak bisa mengatakannya.
"You' d better know that in the end. It' s better to say too much."
No comments:
Post a Comment