Persahabatan manis yang aku maksud itu misalnya kayak
X= Aku sedih banget :(
Y= Uwuwu... Kenapa? Sini sini cerita :") (sambil merangkul si X)Lalu mereka berdua mojok dan saling mencurahkan isi hati, pikiran, saling support. Kemudian berangkulan bersama-sama (ini hanya contoh!)
Contoh persahabatan manis
Sebenernya bagus-bagus aja sih. Kan saling tolong menolong, saling berbagi, memberi semangat, memotivasi. Tapi aku kurang suka yang seperti itu. Kehidupan nyataku lebih seperti
Nabila= Asem aku jadi barang taruhan sama ****** dkk! (sambil bersungut-sungut)
Pinka= WOY ****** !!! DICARI NABILA NIH !
******= (mengo)
Pinka= HUAHAHAHAHAHAHA MENGO TUH NAB!
Ya seperti itulah aku. Ketika yang lain ke kamar mandi berjamaah dengan sahabatnya, aku memilih mematikan lampu kamar mandi temanku atau menahan pintunya. Ketika yang lain curhat sampai nangis-nangis dengan sahabatnya, aku memilih main kartu remi atau tidur di kelas. Ketika yang lain ke kantin berjamaah dan manis sekali :3 aku memilih untuk menggentho bersama Cecil di depan pintu kantin sambil malakin adek kelas (ini pas SMP, dan tidak seekstrim yang kalian kira-_-)
Kadang-kadang pada awalnya, aku akan bersikap manis layaknya contoh-contoh di atas. Lalu kemudian aku akan masuk ke dalam contoh-contoh itu-_- Dalam keadaan kayak gitu aku gak bisa apa-apa, masih ada perasaan nggak enak kalo pergi dan sebagainya. Tapi sesuai waktu akan terbiasa sendiri._. dan aku menemukan teman dekat yang setipe denganku, dan itu lebih menyenangkan. Hahaha.
#sekiyan

No comments:
Post a Comment