Monday, March 10, 2014

Bureng?

Second post di hari ini. Edisi spesial menjelang liburan serta menjelang ulangan terzonk sepanjang abad, MTK minatan dimix sama biologi=))

Curhat dikit ya, aku emang nggak terlalu pintar matematika tapi ya gak bodoh-bodoh amat. Tapi jika membicarakan tentang mtk minatan....Sejak masuk sekolah lalu ada ulangan pertama mtk minatan, aku udah hopeless banget. Semua nomor aku gak bisa, pas detik-detik mau ulangan deg-degan setengah mati serasa lagi UN. Beda tipis dengan Biologi, pas ulangan pertamanya merasa percaya diri "KKM tuntas lah..." pas terima hasil? Remidi dengan nilai jeblok telor ceplok, oke bukan telor juga sih... *gakpenting-_-*

**

By the way, aku bukan mau bahas tentang dua pelajaran terzonkku, aku mau bahas tentang apa sih itu bureng?
Bureng adalah singkatan dari "buru ranking". Kecenderungan bureng ini seperti anak rajin, memperhatikan guru ketika pelajaran, perfeksionis dalam mengerjakan tugas dan ulangan, tak jarang ada yang bersikap 'baik' di depan guru. Oke, ini hanya pengertian umum.

Dalam kehidupanku, jujur jika menurutku aku masuk dalam konteks bureng ini. Aku berusaha memperhatikan guru ketika pelajaran walau sebenarnya banyak ngobrol dan main HP sesekali aku juga suka bolos pelajaran karena mengurus event. Aku juga berusaha untuk mengerjakan tugas dan belajar untuk ulangan sebelum mendekati hari H. Tapi sebenarnya aku melakukan itu semua karena kegiatan sekolahku di luar akademik luar biasa banyak. Seperti kata pepatah "Hidup harus memiliki prioritas."

Begitu berartinya ya nilai buat Anda ? (iya), Begitu berartinya ya jalur undangan buat Anda ? (iya). Akan munafik jika aku mengatakan tidak pada pertanyaan di atas. Karena hidup menjadi pelajar pada zaman ini, sangatlah dituntut mendapatkan nilai baik agar masa depan cerah. Kecuali bagi mereka yang memiliki bakat luar biasa di luar akademis. Tapi apa daya, bakat pas-pasan. Apa yang bisa kulakukan selain berusaha dalam pelajaran di sekolahku ?

Kemudian aku ingin membahas tentang apa salah seorang bureng ?
Kadang kala seperti di novel-novel sering terjadi pem-bully-an yang dialami oleh anak-anak bureng. Kadang anak bureng suka disindir dan lain sebagainya. Kalau menurutku seorang bureng itu tidak memiliki kesalahan. Selama dia masih melakukan dengan cara yang baik.
Belajar dan mengerjakan tugas kan juga kewajiban seorang pelajar. Membahagiakan orang tua dengan nilai baik kan juga impian semua anak. Tapi entah mengapa sering banyak oknum yang mengatakan "Woo bureng banget! Hari gini tugas udah rampung!" "Hah? MTK minatanmu dapat 100. BURENG!" "Aku kemaren pulang sore ngurus dangdutan masal di sekolah, eh kamu udah belajar. Aku belom lho. Bureng!" Itu hanya contoh! Karena faktanya jika di sekolahku tampaknya mtk minatan dapat 100 itu hanya fiksi belaka :")

Memang jujur rasanya ketika teman kita ada yang sudah belajar, sudah rampung dan perfect tugasnya, dan lain-lain. Ada sesuatu yang mengganjal di hati (bagiku). Tapi sebenarnya itu motivasi supaya kita juga belajar dan mengerjakan tugas tersebut. Para bureng bisa dijadikan pendorong agar belom belajar, jadi belajar, yang belom perfect tugasnya, jadi perfect.

Oke sekiyan. Maaf kalo ada beberapa keluhan penulisnya yang kurang "ngaca" dan curhatan-curhatan nggak mutunya. Pokoknya doakan saja supaya penulisnya bisa sukses menghadapi ulangan harian Biologi dan Matematika Minatan di sekolahnya. Amin.


#sekiyan

No comments:

Post a Comment