Berhubung lagi bosan dan tak ada kerjaan (lagi). Aku memutuskan untuk menceritakan pengalamanku hari ini.
Ceritanya hari ini aku sekolah, seperti biasa. Berangkat jam 6.30. Ngebut. Sampai sekolah lebih awal. Kemudian wifi-an di kelas. Terus beli usaha dananya Ami, pie buah, aku tidak pernah tahan melihat kelezatannya.
Jam pelajaran pertama adalah pelajaran matematika, gurunya lagi umroh=))) akhirnya menjadi jam kosong, dan aku memilih untuk main, jalan-jalan keliling sekolah, tidur-tiduran di kelas, ngobrol, dan banyak hal lagi.
Kemudian pelajaran biologi. Pelajaran yang menuruku paling susah ini, diisi oleh praktikum. Dan membuat pelajaran ini 'terlihat' menyenangkan. Bahkan aku memfoto sebuah bunga yang belum aku ketahui namanya.
Lalu pelajaran prakarya. Tentu pelajaran ini menjadi momok yang menyenangkan bagi mereka yang suka maupun yang tidak suka seni. Karena di pelajaran ini kita akan merasakan yang namanya BEBAS ketika sedang berlangsung mata pelajaran. You can do anything ! \m/ asalkan masih di dalam batas kewajaran.
Siangnya, kira-kira pukul 2. Ada acara kumpul bersama teman-teman satu divisi dalam sebuah event. Ini hal yang menyenangkan, karena di sini pun ternyata kumpulnya 'bebas' dan tidak tegang. Bisa dibilang kebanyakan dari kami malah main. Termasuk aku.
Sekitar pukul 15.45. Aku menuju aula sekolah untuk gantian jaga pendaftaran event Festival Rohani Anak. Bertepatan ketika aku datang, ada seorang ibu bersama anaknya yang menghampiri meja pendaftaran. Sang ibu langsung menyampaikan maksudnya. Yaitu mendaftarkan anaknya dan teman anaknya lomba Menyanyi Tunggal. Dan aku senang sekali ! Bayangkan ketika kau datang kesebuah pesta, dan semua orang ternyata sedang menantimu, begitulah perasaanku tadi.
Ok, tidak sepenuhnya senang maksudku. Ternyata dalam senang juga ada perasaan bingung dan panik. Hal pertama aku tidak tahu prosedur pendaftaran, apa yang harus dilakukan, bahkan mengisi kwitansi saja aku tidak bisa. Untungnya tadi banyak teman yang membantu, juga ada salah satu Penanggung Jawab yang bak pahlawan kesorean ngedumel di depanku karena aku salah menulis kwitansi dan aku disuruh mengulang membuatnya lagi. Itu menghabiskan waktu yang cukup lama, bisa kulihat raut wajah bosan dari sang anak kecil yang mukanya seperti Mischa dalam serial cartoon Mischa and The Bear.
Oke ini posting tidak penting. Karna pada akhirnya aku pulang pukul 5 sore kurang. Dan bertemu dengan pasangan jaga pendaftaranku yang baru datang ketika aku bersiap pulang. Lalu aku mengalami macet berkepanjangan di Jalan Kaliurang. Dan sampai rumah. Yeiy !
#sekiyan

menurutku itu pengalaman yang menarik.....kapan-kapan kamu harus ngajari aku nulis kwitansi juga ya......hehehe (ini serius lho) :)
ReplyDeleteSMA itu.......menurutku AneH..
wahahaha, sip yuk :D
ReplyDelete